MEDIONET.CO.ID,KOTAMOBAGU – Meski mampu menahan imbang Burako Alason dengan skor 3-3 di laga leg pertama semifinal Totabuan Champions League (TCL) 2026, ZM FC Bolsel sama sekali tak berniat berpuas diri. Manajemen dan tim pelatih menegaskan tekad baja untuk tampil mati-matian demi meraih kemenangan penuh di pertemuan penentuan nanti.
Asisten Pelatih ZM FC Bolsel, Ridwan Abdullah menyatakan bahwa skor imbang belum cukup untuk mengamankan langkah ke final. Ia mengingatkan seluruh skuad untuk membawa harapan ribuan warga Bolaang Mongondow Selatan sebagai semangat utama.
“Skor imbang adalah hasil yang baik, tapi belum cukup. Ini adalah partai hidup mati, tak ada ruang untuk lengah. Kami berjuang bukan hanya untuk nama tim, tapi untuk seluruh warga Bolsel yang mendukung. Saya perintahkan seluruh pemain untuk tampil habis-habisan dan pulang membawa kemenangan,” tegas Iwan sapaan karibnya.
Ridwan Abdullah menambahkan bahwa tim telah mempelajari dengan cermat segala kelebihan dan celah lawan. Persiapan strategi matang sudah disiapkan untuk mengantisipasi permainan Burako Alason di laga kedua.
“Kami sudah tahu apa yang harus diperbaiki dan bagaimana cara memaksimalkan peluang. Mental pemain sudah sangat siap. Di lapangan nanti kami akan tampil menekan sejak menit pertama, target kami mutlak: tiga poin dan tiket ke partai puncak,” ujar Ridwan.
Laga leg kedua semifinal Burako Alason melawan ZM FC Bolsel akan menjadi penentu siapa tim pertama yang berhak melangkah ke final TCL 2026.(And)
