Wabup Bolsel Hadiri Peresmian Pos BanKum dan Pembukaan Pelatihan Paralegal
MEDIONET, BOLSEL – Wakil Bupati (Wabup) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Deddy Abdul Hamid, Rabu (25/2/2026), menghadiri serangkaian kegiatan penting yang berlangsung di Graha Bumi Beringin, Manado.
Sejumlah kegiatan tersebut diantaranya, peresmian Pos Bantuan Hukum (BanKum) dan Pembukaan Pelatihan Paralegal Desa/Kelurahan di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Forkopimda Sulut dan berbagai perwakilan pemerintah daerah se- Sulut. Momen tersebut, juga sekaligus pengukuhan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum Sulut, Hendrik Pagiking ,S.H.,M.H. Dalam pengukuhan tersebut, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSJ), secara resmi menyatakan amanah jabatan kepada pejabat yang baru menjabat.
Setelah itu, Gubernur memberikan sambutan yang mengemukakan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat, Provinsi, dan kabupaten/kota, dalam mewujudkan pemerataan layanan hukum serta pembangunan daerah yang merata.
Gubernur juga menyebutkan, bahwa Kakanwil Kemnterian Hukum Sulut, merupakan Kakanwil termudah di Indonesia, dengan mempunyai inovasi yang cukup tinggi termasuk pembangunan pos bantuan hukum di Indonesia, lahir dari ide dan gagasan Kakanwil Sulut .
Terkait dengan peresmian pos Bankum yang ada di Sulut , tentunya mempunyai dampak besar dan membantu masyarakat dalam penyelesaian hukum.
“Hukum itu benar-benar ditegakkan. Hukum juga menjadi alat untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Gubernur.
Ia juga berharap, pos Bankum ini bisa bekerja dengan baik dan bekerja se adil-adilnya, karena pos Bankum ini menjembatani kasus-kasus di tengah-tengah masyarakat termasuk melindungi parah buruh .
Gubernur juga menekankan, bahwa keberadaan pos Bankum dan kehadiran paralegal di setiap desa/kelurahan, akan menjadi pondasi kuat dalam melindungi hak-hak masyarakat, dan mencegah terjadinya konflik yang tidak perlu akibat kurangnya pemahaman hukum.
Terakhir, Gubernur mengajak kepada pimpinan daerah agar melaksanakan program Presiden dengan menciptakan lingkungan yang Asri. “Di tujuh provinsi yang sudah melaksanakan program lingkungan yang asri, Sulut berada pada ranking satu nasional dengan pencapaian 60 persen sudah menjalankan program Presiden,” ungkapnya.
Sementara itu, Kakanwil Kemnterian Hukum Sulut, Hendrik Pagiking ,S.H.,M.H menyampaiakan, pos Bankum yang terbentuk sudah mencapai 1839 pos hukum di 15 kabupaten/kota. Diastikan pos ini telah menjalankan dan menunjukan perkembangan positif melalui aplikasi pos Bankum. Untuk itu, pelayanan dari pos Bankum Sulut menduduki posisi ke tiga Nasional.
“Di tahun 2026 ini, sebanyak 2810 Paralegal akan dilatih serentak, dan akan di bagi dua angkatan. Angkatan pertama sebanyak 1500 yang akan dilaksanakan pekan ini. Dengan dukungan Mentri Hukum, Gubernur, Bupati dan Walikota, paralegal ini memiliki modal yang kuat,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, menyampaikan, kegiatan ini bukan sekedar persemian, tetapi merupakan langkah hukum yang merata kepada masyarakat Sulut.
“Pembentukan pos Bankum ini bukan sekedar kelembagaan atau peresmian, tapi ini berbicara soal hukum yang merat di tengah masyarakat. Hingga kini sebanyak 15 ribu kasus terselesaikan melalui pos Bankum,” aku Menteri Hukum.
Wakil Bupati Bolsel dalam kesempatan tersebut menyampaikan, keikutsertaan dalam acara ini merupakan bentuk komitmen Kabupaten Bolsel untuk terus memperkuat layanan hukum bagi masyarakatnya.
“Kita berharap, pelatihan paralegal yang akan diselenggarakan bisa menghasilkan sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menjadi ujung tombak dalam memberikan akses keadilan di tingkat desa di Bolsel,” kata Wabup.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Kantor Wilayah Kemnterian Hukum Sulut dengan Pemerintah Kabupaten/Kota se Sulut, tentang pelayanan hukum dan pembentukan produk hukum daerah .
Diketahui, turut mendampingi Wabup Bolsel yakni Sekertaris daerah M.Arvan Ohy, Assisten I Setda Bolsel, Kabag Hukum dan Kadis PMD. (***)
